LENGKAP, Kunci Jawaban Geografi Kelas 12 Halaman 31 Kurikulum Merdeka, Mendeskripsikan Kondisi Wilayah
VIVA BANTEN – Siswa kelas 12, berikut adalah pembahasan tugas Geografi beserta kunci jawaban halaman 31 dalam buku Kurikulum Merdeka
Pada halaman 31, siswa diminta untuk mendeskripsikan kondisi wilayah tempat tinggal kalian.
Kemudian, mencocokkan apakah kondisi tersebut sejalan dengan ciri-ciri kota atau desa yang telah disajikan dalam Tabel 1.2.
Memahami dinamika penduduk antara perkotaan dan perdesaan sangat penting sebagai bekal melihat berbagai fenomena sosial, ekonomi, dan tata ruang yang terjadi di sekitar kita.
Materi ini melatih siswa untuk mengamati perubahan pola tinggal masyarakat seiring waktu dan mampu menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi fenomena tersebut.
Kecenderungan meningkatnya jumlah penduduk perkotaan dibandingkan pedesaan merupakan tren global yang juga dialami Indonesia.
Dalam buku Geografi untuk kelas 12 SMA /MA Kurikulum Merdeka, menekankan pentingnya memahami penyebab dan implikasi dari perubahan demografi ini, termasuk dalam konteks daerah masing-masing.
Oleh karena itu, penjelasan berikut dapat menjadi referensi utama bagi siswa kelas 12 untuk mendalami pergeseran jumlah penduduk antara kota dan desa, khususnya mengamati fenomena tersebut di daerah tempat tinggal kalian.
Langsung saja yuk simak ini dia kunci jawaban Geografi kelas 12 halaman 31 Kurikulum Merdeka.
Ayo Berdiskusi
Penduduk yang tinggal di perkotaan terus meningkat, sebaliknya yang tinggal di wilayah pedesaan cenderung menurun (lihat tabel 1.2).
Bagaimana dengan wilayah tempat kalian tinggal? Apakah fenomena yang sama juga terjadi? Berikan alasannya. Diskusikan secara berkelompok atau berpasangan.
Kunci jawaban Geografi kelas 12 halaman 31
Wilayah tempat tinggal: Bandung
Fenomena Urbanisasi di Wilayah Bandung
Berdasarkan data tren nasional dan tabel yang diberikan pada buku geografi kelas 12, proporsi penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan memang terus meningkat dari tahun ke tahun, sementara proporsi penduduk di perdesaan cenderung menurun.
Fenomena yang sama juga terjadi di wilayah Bandung, baik Kota Bandung maupun Kabupaten Bandung dan sekitarnya.
Sejak awal 2010-an hingga kini, pertumbuhan penduduk kawasan perkotaan di Bandung jauh lebih pesat dibandingkan wilayah desa.
Peningkatan penduduk perkotaan di Bandung dapat diamati dengan semakin padatnya kawasan pusat kota, bertambahnya permukiman baru, serta ekspansi wilayah administratif yang sebelumnya berstatus desa menjadi kelurahan (kota).