Samsung Terpeleset, Jam Tangan Pintar Tiongkok Rebut Pasar Global di Awal 2025
- Gizmochina
VIVA BANTEN – Samsung harus menghadapi kenyataan pahit di awal tahun 2025. Laporan terbaru dari Counterpoint Research menunjukkan penurunan tajam dalam pangsa pasar jam tangan pintar Galaxy Watch, sementara merek-merek asal Tiongkok seperti Huawei dan Xiaomi justru mencatat pertumbuhan yang mengesankan.
Selama kuartal pertama 2025, pangsa pasar Samsung turun menjadi 7%. Angka ini lebih rendah dari 9% yang diraih pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara tahunan, penurunan pengiriman jam tangan pintar Samsung mencapai 18%, membuatnya tergeser ke posisi keempat secara global.
Sementara Apple masih berada di puncak dengan pangsa pasar 20%, perusahaan asal Cupertino ini juga tidak kebal. Apple mencatat penurunan pengiriman sebesar 9% dibandingkan tahun lalu.
Sebaliknya, para pemain asal Tiongkok justru menikmati lonjakan permintaan. Huawei kini menempati posisi kedua dengan pangsa pasar 16%, dan Xiaomi menyusul di urutan ketiga dengan 10%. Keduanya mencatat pertumbuhan tahunan yang mencolok, masing-masing sebesar 53%.
Tak hanya itu, Imoo—produsen jam tangan pintar khusus anak—juga menunjukkan performa kuat dengan menguasai 7% pangsa pasar setelah tumbuh 23% dalam setahun terakhir.
Pertumbuhan produsen Tiongkok sebagian besar didorong oleh pasar domestik.
Pengiriman jam tangan pintar di Tiongkok melonjak hingga 37% pada kuartal pertama 2025. Peningkatan ini disebabkan oleh tingginya permintaan akan perangkat wearable dengan fitur lengkap namun harga terjangkau.
Sementara penurunan pengiriman dari Apple turut menekan angka penjualan global. Akibatnya, pasar jam tangan pintar secara keseluruhan mencatat penurunan 2% pada Q1 2025.
Meski Galaxy Watch 7, Watch Ultra, dan Watch FE membantu Samsung menutup tahun 2024 dengan pertumbuhan tahunan sebesar 3%, model-model tersebut mulai kehilangan daya saing di awal tahun ini. Ketatnya persaingan, terutama dari Huawei Watch 5 Series dan Xiaomi Redmi Band 5, membuat produk Samsung sulit menembus pasar dengan kombinasi harga dan performa yang seimbang.
Samsung belum menyerah. Perusahaan berharap membalikkan keadaan lewat peluncuran seri terbaru di ajang Galaxy Unpacked pada 9 Juli 2025.
Samsung diperkirakan akan memperkenalkan Galaxy Watch 8, Galaxy Watch 8 Classic, dan Galaxy Watch Ultra 2 dalam acara tersebut.
Model baru ini kabarnya akan dibekali dengan integrasi kecerdasan buatan Gemini AI serta fitur pelacakan kesehatan yang lebih canggih. Jika terbukti efektif, inovasi ini bisa membantu Samsung merebut kembali pasar yang kini didominasi produsen asal Tiongkok.