52 Warga Cilegon Diduga Tertipu Arisan dan Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp10 Miliar, Ada Korban Sampai Gagal Nikah

Ilustrasi penipuan investasi bodong
Sumber :
  • Pixabay

VIVA Banten – Tergiur keuntungan besar dan gampang, sebanyak 52 warga di Kota Cilegon, Banten justru diduga menjadi korban penipuan dengan modus investasi dan arisan bodong dengan total kerugian mencapai Rp10 miliar oleh seorang wanita muda berinisial ZM.

img_title 7 Mahasiswa Tertipu Tiket Bus Usai Gagal Terbang Lewat Bandara Soetta Akibat Penutupan Penerbangan

Dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Hardi Meidikson Samula membenarkan adanya kasus tersebut dan telah dilaporkan oleh korban ke Polres Cilegon pada 3 Januari 2025 lalu dan kini telah memasuki tahap penyelidikan.

"Yang pasti ditindak lanjuti, masih dalam pemeriksaan," singkat Hardi, Rabu (2 Juli 2025).

img_title Polres Tangsel Selidiki Dugaan Penipuan Travel Umrah

Sementara itu, salah satu korban Novi Flow mengaku dirinya turut menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh terduga pelaku ZM. Bahkan menurutnya, banyak yang menjadi korban merupakan istri dari aparat kepolisian.

"Sudah laporan ke polisi, setahu saya ada beberapa korban itu istri dari polisi. Tapi saya bingung, sudah laporan tapi tidak ada kelanjutan," kata Novi.

img_title Modus Karyawan KPK, Dua Pria Gasak Harta Seorang Lansia di Tangerang Hingga Ratusan Juta

Disampaikan Novi, kejadian berawal saat dirinya mengenal terduga pelaku ZM melalui Instagram pada tahun 2022 silam. Saat itu, Novi melihat terduga pelaku ZM meunggah sebuah postingan yang mempromosikan arisan di akunnya @mimih.mozza.

"Dia (ZM) mempromosikan arisan, lalu saya tertarik ikut. Konsepnya arisan gitu, awal lancar tidak ada kendala, tidak ada biaya ini itu, gak masalah," ungkapnya.

Namun, diakui Novi, kejanggalan mulai terjadi saat terduga pelaku ZM membuat program investasi simpan pinjam dengan memberikan janji keuntungan sebesar 22-50 persen kepada para investor dari total uang yang disetorkan.

"Nah mulai dari situ acak-acakan, uang yang disetorkan tidak kembali, apalagi keuntungan yang dijanjikan tidak ada," ujarnya.

Tak hanya itu, dikatakan Novi, saat ini dirinya turut dikejar-kejar oleh korban lain yang mengikuti jejaknya untuk ikut serta berinvestasi di program yang dibuat oleh terduga pelaku ZM. Akibatnya, hubungan Novi dengan para customernya itu pun menjadi terganggu akibat ulah ZM.

Bahkan menurutnya, ada salah satu korban mengalami gagal pernikahan akibat uang yang akan digunakan untuk menikah lantaran disetorkan untuk investasi kepada terduga pelaku ZM.

"Untuk cover zonk Rp50 juta untuk arisan ditambah sama nasabah-nasabah saya. Karena saya punya usaha dan customer saya juga ikut ke dia (ZM). Kalau dihitung-hitung miliaran, ada mungkin sampai Rp10 miliar. Akhirnya hubungan kita (Novi dan customer) jadi tidak baik," ungkap Novi.

Halaman Selanjutnya
img_title