Rumah Sakit di Tangerang Atasi Nyeri Lewat Interventional Pain Management
- Sherly/viva
Banten VIVA - Interventional Pain Management (IPM) menjadi salah satu solusi untuk mengatasi rasa nyeri pada saraf yang timbul akibat suatu penyakit. Beberapa rumah sakit di Indonesia, telah melakukan proses ini guna memangkas tahap pengobatan pada pasien agar tepat sasaran.
Salah satunya rumah sakit di Tangerang, yakni Siloam Hospitals Lippo Village, Kelapa Dua, Tangerang, yang menghadirkan Manajemen Intervensi Nyeri untuk menangani nyeri kronis dan akut yang sulit diatasi.
Prosedur ini merupakan bagian dari pendekatan medis terpadu rumah sakit, didukung teknologi modern dan praktik berbasis bukti ilmiah. Di mana, prosedur ini juga memperkuat peran Neuroscience Center Siloam Hospitals Lippo Village-pusat layanan saraf yang menangani berbagai gangguan sistem saraf seperti nyeri saraf menahun, nyeri pasca stroke, dan nyeri neuropatik lainnya.
Prof. Dr. dr. Yusak Mangara Tua Siahaan, SpN(K), FIPP, CIPS Dokter Spesialis Neurologi Sub Spesialis Neurologi Nyeri mengatakan, Manajemen Intervensi Nyeri dilakukan oleh dokter dengan pelatihan khusus. Prosedur ini menggunakan teknologi pencitraan (seperti X-ray atau USG) untuk menemukan dan mengatasi sumber nyeri secara langsung.
"Prosedurnya bersifat minimal invasif (tidak perlu pembedahan besar), terbukti efektif mengurangi nyeri jangka panjang, meningkatkan kualitas hidup, dan mengurangi ketergantungan pada obat penghilang nyeri," katanya, Rabu, 18 Juni 2025.
Manajemen Intervensi Nyeri juga dilakukan oleh tim medis dengan pendekatan yang berbasis riset ilmiah. Pendekatan ini membantu kami menemukan dan mengatasi sumber nyeri dengan lebih tepat.
"Prosedur ini sangat bermanfaat, terutama bagi pasien yang sudah lama merasakan nyeri namun belum membaik dengan pengobatan biasa," ujarnya.
Kata dr. Yusak, IPM juga salah satu cara yang ada diantara pengobatan dan tindakan operasi. Di mana, pemberian obat yang biasanya melalui oral atau mulut, dengan IPM maka langsung ke pusat nyeri.
"Contohnya ada gangguan di pinggang, nyeri, maka dokter itu awal akan kasih obat penghilang nyeri. Kalau belum sembuh maka tindakan operasi. Namun, IPM ini kita langsung menuju ke rasa yang sakit, misal nyeri pinggang, kita cari titiknya langsung kita berikan obatnya, tanpa harus lewat oral (minum obat)," jelasnya.