Buntut Pengusaha Minta Proyek Rp5 Triliun Tanpa Lelang, Ketua Kadin Cilegon Diperiksa Polda Banten

Pertemuan Pengusaha Cilegon di Lokasi PT Chandra Asri Alkali.
Sumber :
  • Potongan Layar

VivaBanten – Buntut ucapan minta proyek Rp5 Triliun tanpa lelang, Polda Banten periksa Ketua Kadin Cilegon, Muhammad Salim. Dia diperiksa Ditreskrimum pada Kamis, 15 Mei 2025.

img_title Hari Mangrove Sedunia: Harapan dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

Ketua Kadin Cilegon itu enggan berkomentar banyak mengenai pemeriksaan dirinya di Polda Banten.

"Belum selesai. Nanti aja belum ada komentar," ujar Ketua Kadin Cilegon, Muhammad Salim, Kamis, 15 Mei 2025.

img_title Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri

Seorang pria berbaju putih yang bertuliskan Kadin Cilegon dibagian belakangnya berkata dengan nada tinggi, meminta proyek Rp5 triliun tanpa lelang pun menarik perhatian banyak pihak, termasuk pemerintah pusat melalui Kementrian BKPM.

Pemeriksaan Ketua Kadin Cilegon untuk mengetahui penyebab mereka beserta sejumlah organisasi pengusaha hingga ormas datang ke lokasi proyek Chandra Asri Alkali.

img_title Kasus Sengketa Lahan SDN Kuranji Dihentikan Polda Banten, Budi Rustandi Disebut Lakukan Pengamanan Aset Daerah

Klarifikasi Kadin Cilegon soal oknum minta Rp 5 triliun

Photo :
  • ISTIMEWA

"Ya bener hari ini ada pemeriksaan betul, kalau penyelidikkan kan semua pemeriksaan," ujar Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Hariyanto, melalui selulernya, Kamis, 15 Mei 2025.

Didik memastikan semua pihak yang berada di video tersebut hingga pihak yang dianggap terlibat akan dimintai keterangannya oleh Polda Banten. Polisi ingin memastikan semua proses berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Pemeriksaan akan dilakukan secara maraton untuk memastikan adanya unsur pidana sebelum memutuskan ada tidaknya tersangka dalam dugaan pemalakan proyek Rp5 triliun tersebut.

"Kalau unsurnya terpenuhi akan naik sidik. (Pemeriksaan) Terus lah, yang namanya penyelidikkan terus akan kita mintai keterangan semua yang ada disitu sesuai perannya dan ngomong apa," jelasnya.

Polisi memastikan semua proses penyelidikan berjalan secara profesional dan transparan, jika telah selesai semuanya, akan disampaikan ke publik, apakah ada tersangka atau tidak.

"Tunggu saja hasilnya, kalau sudah lengkap pasti kami sampaikan. Mereka (penyidik) masih bekerja," terangnya.