2 Guru Besar UIN Banten Daftar Penjaringan Calon Rektor, Siapakah Sosok Terbaik untuk Memimpin?

Gedung Kampus 2 UIN SMH Banten
Sumber :
  • Viva.co.id/Taufik

VIVA BANTEN – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten resmi memulai proses penjaringan calon Rektor untuk masa jabatan 2025–2029. Pengumuman ini dirilis pada 9 April 2025, menandai awal dari transisi kepemimpinan saat kampus akan memasuki usia ke-63 tahun.

img_title UIN Banten dan Badiklat BPK RI Jalin Kemitraan, Dosen Didorong Tembus Jurnal SINTA 2, Riset Keuangan Negara

Panitia membuka pendaftaran calon rektor sejak 14 April hingga 30 April 2025. Dalam waktu dua pekan lebih, para akademisi diberi peluang untuk mengajukan diri mengikuti seleksi terbuka yang disiapkan secara ketat dan transparan.

Ketua panitia seleksi, Dr. Masykur, menyatakan bahwa proses ini dirancang untuk menjaring sosok pemimpin terbaik yang mampu membawa UIN SMH Banten ke level nasional dan regional. 

img_title Rektor UIN SMH Banten ke Lebak, KKN Nusantara 2026 Dipacu Jadi Penggerak Perubahan Banten Selatan

“Kami membuka kesempatan luas bagi akademisi yang memenuhi kriteria. Kami ingin pemimpin visioner yang bisa membawa kampus ini lebih maju,” ujar Masykur.

Dua Guru Besar Sudah Daftar, Peta Persaingan Mulai Terbentuk

img_title Baduy Dipilih Jadi Lokasi KKN Nusantara 2026, Prof Ishom Beberkan Nilai Ekoteologi yang Jadi Magnet Mahasiswa

Hingga pertengahan April, dua nama besar telah resmi mendaftar. Mereka adalah Prof. Dr. M. Ishom, MA dan Prof. Yanwar Pribadi, Ph.D, keduanya adalah guru besar aktif di UIN SMH Banten. Nama-nama calon resmi akan diumumkan setelah masa pendaftaran ditutup pada 30 April 2025.

“Kami berharap ada setidaknya empat sampai lima kandidat agar seleksi berjalan kompetitif dan sehat,” tambah Masykur.

Calon Rektor UIN SMH Banten

Photo :
  • Viva.co.id/Taufik

Syarat Ketat Sesuai PMA, Hanya yang Terbaik yang Lolos

Panitia menegaskan bahwa seleksi mengacu pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 17 Tahun 2021. Ada 11 syarat utama yang wajib dipenuhi oleh calon Rektor. Di antaranya adalah:

Memiliki pengalaman akademik yang kuat

Pernah menjabat posisi kepemimpinan

Memiliki integritas dan moral tinggi

Standar ini disusun untuk menjamin hanya tokoh yang berkualitas yang bisa maju sebagai kandidat. 

“Kami tidak ingin proses ini hanya formalitas. Ini penentu masa depan kampus,” tegas Masykur.

Empat Tahapan Seleksi: Dari Penjaringan hingga Penetapan

Proses pemilihan dibagi dalam empat tahap:

1. Penjaringan: Pendaftaran dan penyaringan awal

2. Pertimbangan: Penilaian administrasi dan rekam jejak

3. Penyeleksian: Wawancara dan presentasi visi-misi

4. Penetapan: Pengambilan keputusan oleh Senat Universitas

Nama-nama yang lolos seleksi akhir akan dibawa ke forum senat. Di sana, tokoh yang dianggap paling layak akan ditetapkan sebagai Rektor baru UIN SMH Banten.

Halaman Selanjutnya
img_title