Banten Genjot Energi Hijau, PLTS Atap Terangi 11 Gedung Pemerintah dan Sekolah
- Dok./Viva.co.id
VIVA BANTEN - Kabar baik bagi upaya Banten dalam mengadopsi energi bersih. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap di 11 gedung milik pemerintah provinsi dan sekolah kejuruan tahun ini.
Berdasarkan penelusuran Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), proyek ambisius ini menelan anggaran total mencapai Rp5,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten tahun anggaran 2025.
Sejumlah gedung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan dipasangi PLTS atap antara lain adalah gedung Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Kepegawaian Daerah (BKD), serta gedung SKPD Terpadu.
Tak hanya gedung perkantoran, beberapa sekolah menengah kejuruan juga turut menjadi sasaran program ini. SMKN 1 Cikande, SMKN 2 Pandeglang, SMKN 1 Ciruas, dan SMKN 1 Bayah masing-masing akan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp500 juta untuk pembangunan PLTS atap.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala ESDM Banten, Ari James Faraddy, membenarkan rencana pembangunan tersebut. "Ya betul kita akan membangun PLTS atap di 11 gedung, saat ini sudah masuk persiapan lelang. Mudah-mudahan bisa dikerjakan sesuai jadwal," ujarnya, Minggu (27/4/2025).
Lebih lanjut, Ari menjelaskan bahwa inisiatif ini didorong oleh potensi energi surya sebagai sumber energi terbarukan dan solusi kelistrikan yang lebih ekonomis bagi gedung-gedung pemerintah.
"Pembangunan ini bertahap karena baru uji coba, PLTS ini bisa menghemat beban belanja listrik setiap bulan. Contoh setiap bulan OPD membayar listrik mencapai Rp24 juta, dengan PLTS ini paling juga Rp11 juta sampai Rp12 juta," kata Ari.
Ari menegaskan bahwa pemanfaatan PLTS menawarkan berbagai keuntungan, baik dari segi lingkungan maupun ekonomi. Menurutnya, PLTS berperan signifikan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan meminimalisir ketergantungan pada bahan bakar fosil.
"Kita coba energi terbarukan ini, apalagi secara regulasi gedung pemerintah dibolehkan menggunakan PLTS," pungkasnya, menunjukkan optimisme terhadap langkah Banten menuju kemandirian energi yang lebih bersih.