Pembunuhan Berantai Wanita Muda Jepang di Vonis Mati

Lokasi Pembunuhan Berantai di Jepang
Sumber :
  • Wikipedia

Banten.Viva.co.id - Pembunuhan berantai wanita muda di Jepang yang di vonis mati oleh pengadilan. Pelaku bernama Takahiro Shiraishi.

 

Mengutip Wikipedia, pelaku lahir pada 09 Oktober 1990. Perilaku sadisnya selain memperkosa, juga membunuh korbannya. Dia juga dikenal sebagai Pembunuh Twitter.

 

Takahiro Shiraishi mengincar wanita muda, termasuk pelajar SMA. Total, ada sembilan orang yang jadi korbannya yang dia perkosa kemudian dibunuh, sepanjang Agustus hingga Oktober 2017.

 

Pria yang tinggal disebuah apartemen di Zama, Kanagawa, menguntit Twitter korban kemudian menghubungi korbannya yang kebanyakan ingin bunuh diri. Mereka datang seorang diri agar bisa menyaksikan peristiwa bunuh diri.

Ilsutrasi pembunuhan wanita cantik di Pandeglang

Photo :
  • Pixabay

Penyelidikan berawal saat salah satu kerabat korban mencari saudari perempuannya yang hilang. Dia mencurigai saudarinya di culik oleh Takahiro Shiraishi. Kemudian dia membuat janji pertemuan dengan terduga pelaku, serta membawa kepolisian Jepang.

 

Saat bertemu, polisi menginterogasi Shiraishi. Mengagetkan, para korban di mutilasi dan ditaruh dalam wadah yang berada di lemari pendingin.

 

Di lemari pendingin itu, polisi menemukan delapan tempat penyimpanan korban yang sudah di mutilasi. Usai diperiksa lebih lanjut, para korban di lemari pendingin itu terdiri dari satu pria dan delapan wanita yang berusia antara 15 tahun hingga 26 tahun.

Tampang pelaku pembunuhan SF

Photo :
  • Ist

Menurut pengakuan Shiraishi, pembunuhan dilatar belakangi kelainan seksual yang dia miliki. Pengadilan Jepang kemudian memvonisnya dengan hukuman mati pada 15 Desember 2020.