Perkuat Narasi Sawit Berbasis Data, APMI dan BPDP Gulirkan Program APMI Data Intelligence
- Istimewa.
Melalui edukasi berbasis data, APMI dan BPDP berharap publik dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai manfaat kelapa sawit, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun keberlanjutan lingkungan. Dengan demikian, narasi yang berkembang di ruang publik diharapkan menjadi lebih berimbang dan konstruktif.
Expo kelapa sawit 2023
- Sherly
Rangkaian kegiatan APMI Data Intelligence terdiri dari tiga agenda utama, yakni Data Dialogue, Intelligence Workshop, dan Intelligence Challenge.
Pada sesi Data Dialogue, peserta mendapatkan perspektif strategis terkait dinamika isu kelapa sawit di media dari sejumlah narasumber, antara lain Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP Helmi Muhansah, Direktur Eksekutif PASPI Tungkot Sipayung, serta Editor Media Sawit Setara Dwi Fatimah.
Materi yang disampaikan mencakup perkembangan isu sawit di tingkat nasional dan global, tantangan komunikasi publik, serta pentingnya strategi komunikasi berbasis data untuk menghadapi berbagai opini negatif di ruang digital.
Kegiatan dilanjutkan dengan Intelligence Workshop yang dipandu oleh Rizal Nova Mujahid dari Drone Emprit. Dalam sesi ini, peserta memperoleh pelatihan mengenai teknik membaca percakapan publik di media sosial, analisis sentimen, serta pemetaan isu digital yang berkembang di masyarakat.
“Kegiatan dua hari ini harus mampu membangun komitmen kita semua. Anak muda yang mencintai perkebunan, khususnya kelapa sawit, harus mampu berada di garis depan dalam menghadapi berbagai kampanye negatif terhadap sektor sawit,” ujar Ketua Dewan Penasehat APMI, Djono Albar Burhan, Selasa, 31 Maret 2026.
Melalui Intelligence Challenge, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga ditantang untuk mempraktikkan kemampuan analisis media dan menyusun narasi berbasis data yang dipublikasikan melalui platform media sosial masing-masing.
Upaya ini dinilai penting mengingat industri kelapa sawit Indonesia merupakan salah satu sektor strategis yang kerap menjadi sorotan internasional, terutama terkait isu keberlanjutan, lingkungan, dan perdagangan global.
“Kami sangat mengapresiasi APMI yang telah melaksanakan program ini. Jika kita ingin kelapa sawit terus berlanjut, maka narasi di media sosial juga harus kuat untuk mendukung sawit,” kata Helmi Muhansah dari BPDP, Selasa, 31 Maret 2026.